Konselpos.com || Donggala - IRWAN LAISI S, kepela desa Sipi kecamatan sirenja, kab,Donggala Sulteng menyampaikan kepada masyarakat desa Sipi agar berhati - hati dengan adanya TAWON LIAR, bisa dapat membahayakan bahkan dapat merengut nyawa manusia.
Perlu kita ketahui bersama di desa kita sudah dua orang terjadi korban akibat gigitan tawon sehingga kami dari pemerintah desa melarang dengan keras untuk melakukan penyemprotan hama terhadap tawon baik tawon liar maupun yang lainnya, ungkap Kades Sipi.
Mungkin ini jadi pelajaran buat kita semua, yang terjadi kepada keluarga kita dengan wafatnya Almarhum Basri alias bapaknya Pina pada minggu, ( 16/7/2023), di kediamannya desa Sipi, kecamatan Sirenja,kab,Donggala Sulteng, ada penyebabnya.
Pada saat itu Almarhum Basri sedang beraktifitas di kebun sehingga terjadi gigitan Tawon liar.
Diketahui pada saat itu Alm,Basri sedang melakukan penyemprotan obat hama di kebun miliknya dengan tidak menyangka bahwa ada Tawon dengan spontan melakukan penyerangan kepada dirinya dengan banyaknya gigitan Tawon di sekuyur tubuhnya sehingga, Basri merasa kesaktian berapa Jam kemudian Basri Meninggal, ungkap Kepala desa Sipi, Irwan Laisi S.
Sehingga melihat dari kejadian tersebut kami atas nama Pemerintah desa Sipi menghimbau kepada seluruh Warga desa Sipi agar berhati-hati setiap melakukan aktifitas keseharian dengan melakukan penyemprotan hama di kebun, papar Irwan Laisi S. di media ini, Sening 17 Juli 2023.
Diketahui Almarhum Basri sebelum meninggal esok harinya, kemarin ia masi sempat mengikuti pertemuan di masji'd Uswatun Hasan pengajian ibu-ibu dan juga masih sempat melaksanakan sholat subuh di mas'jid desa Sipi, ungkap sala satu Warga Sipi.
Selain itu juga Kepala Desa Sipi membenarkan bahwa Alm,Basri orang baik di tengah masyarakat dan taat dalam agama, sehingga itu atas nama Pemerintah dan masyarakat mendoakan Alm, Basri dilapangkan kuburnya dan di ampuni Disanya () * )
Laporan : Indra Kabiro Donggala.
