Penyusunan Rencana RDTR WP Anggata - Laonti Masuk Tahap II



Konselpos.com || Penyusunan Rencana Detail Tata ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Kecamatan Angata dan Kecamatan Laonti oleh Pemerintahan Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) melaui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) telah melalui beberapa tahapan. 

Salah satu diantaranya telah melaksanakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik tahap ke-1 (Pertama)

Sukses gelar FGD KP I, Dinas PUTR bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang (Kemen ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) selanjutnya melaksanakan FGD Tahap II di Hotel Azizah Kota Kendari, Kamis (12/10/2023)

Kegiatan sehari penuh ini dihadiri Koordinator Perencanaan Tata Ruang Kabupaten Wilayah Sulawesi dan Maluku Direktorat Jenderal Tata Ruang Kemen ATR/BPN Septiadi Ari Nugroho, Kadis PUTR Konsel, Askar ST M.Si, Sekdis Mutakhir Hidayat ST MT dan Kabid Tata Ruang DPUTR Konsel Iwawono Anshari ST M.PWK, Camat, Kades, Tokoh Masyarakat dan unsur OPD terkait

Membuka kegiatan mewakili Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati Irwan H Silondae mengatakan jika kegiatan tahap pertama untuk menyerap dan menyaring isu strategis dalam wilayah perencanaan,"Untuk FGD Tahap II ini bertujuan menjaring masukan dari para stakeholder terhadap indikasi program dan peraturan zonasi serta pemaparan terhadap hasil analisis rencana dan kegiatan terhadap lingkungan hidup,"terangnya

Olehnya itu, mantan Kadis Pertanian ini berharap peserta FGD pro aktif dalam memberikan masukan setiap pembahasan materi,"Sehingga dapat memberikan masukan positif bagi penyusunan dokumen RDTR WP Angata dan Laonti,"tukas Irwan.

Sementara Kadis PUTR Konsel, Askar selaku leading sektor kegiatan menjelaskan Penyusunan Dokumen RDTR WP Angata dan Laonti agar tersedia rencana yang dapat mengarahkan perkembangan dan pertumbuhan kedua kawasan dengan menetapkan blok-blok peruntukan, memperhatikan keterkaitan antar kegiatan fungsional."Agar tercipta lingkungan yang serasi, selaras, seimbang dan terpadu,"terang mantan Kadis PU Kota Kendari ini. 

Koordinator Perencanaan Tata Ruang Kabupaten Wilayah Sulawesi dan Maluku Direktorat Jenderal Tata Ruang Kemen ATR/BPN Septiadi Ari Nugroho mengatakan bahwa FGD pertama kita lakukan konsultssi publik dengan mengundang stakeholder, akademisi dan lain sebagainya

Kemudian di tindak lanjuti pada FGD kedua ini, kita coba memaparkan konsep-konsep rencana yang telah disusun tim teknis seperti konsep struktur ruang, pola ruang termasuk  peraturan Dinas."Diharapkan kita mendapat masukan dari OPD teknis yang membidangi di Konawe Selatan dan ada sinkronisasi dengan pihak lain, termasuk perbatasan wilayah dari Pemda Konawe . Setelah itu kita pertajam sesuai tujuan konsep  RDTR dan konsep Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang menjadi dasar peintegrasian pembangunan suatu wilayah,"sebutnya

Septiadi dikesempatan FGD itu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan paparan materi dan dialog yang menurutnya sangat pro aktif sesuai muatan yang dibutuhkan baik data primer maupun sekunder."Saya senang dan bahagia digelarnya forum ini karena pesertanya antusias. Ada feedback positif yang benar-benar dengan memahami tupoksi dan kondisi dilapangan, tentunya saran masukan ini penting dan sejalan dengan rencana kerja program yang ada,"pujinya

Menutup penjelasannya, Septiadi mengungkapkan bahwa selanjutnya pada Oktober 2023 mendatang akan di gelar FGD III di Jakarta dengan mengundang Kementerian/Lembaga terkait lainnya dengan materi sinkrosinasis program sektoral antar Kementerian/L dan didaerah."Target Desember 2023 tuntas keseluruhan dokumen RDTR WP Angata dan Laonti  hingga terbit Rancangan Peraturan Daerah  (Ranperkada) oleh Pemerintah Pusat,"tandasnya.

Untuk diketahui, penyusunan Dokumen RDTR WP Kecamantan Angata dan Kecamatan Laonti merupakan bantuan teknis dari Kemen ATR/BPN, Dipilihnya Konawe Selatan  karena memiliki potensi investasi tertinggi dari Kabupaten/Kota se-Indonesia( * )

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama