Selamat Menempuh Hidup Yang Baru Menuju Keluarga Sakina Mawadah Warahmah


Konselpos.com || Tojo Una-Una Sulteng-Pernikahan menjadi suatu prosesi yang sakral bagi semua orang. Setiap orang yang saling mencintai  berharap hubungan mereka dipersatukan ke jenjang pernikahan. Ada banyak alasan pasangan untuk menikah salah satunya adalah untuk melaksanakan sunnah Nabi.

Seperti yang dilaksanakan oleh  kedua pasangan mudah yaitu, Mardan, R. Laventina dan Novita Mustapa Tonto Tubu  baru- baru ini dilaksanakan pada hari Sabtu 16 Desember 2023 tepatnya di Desa Tobili,Kecamatan Lebiti,Kab,Tojo Unauna Sulteng.


“Namun, tidak semua orang melakukan pernikahan karena alasan tersebut. Ada di antara mereka yang menikah dengan tujuan untuk mendapatkan harta atau kenikmatan dari pasangannya saja. Bahkan diantara mereka ada yang meninggalkan pasangannya setelah mendapatkan apa yang diinginkan.

Padahal sebenarnya, pernikahan bukan hanya dijadikan ajang pemersatu dua hati yang saling mencintai saja. Namun lebih dari pada itu, ada beberapa tujuan dari melakukan pernikahan.

Tujuan dari pernikahan untuk menjaga diri dari perbuatan maksiat. Seperti yang diketahui, pada saat ini banyak anak muda yang menjalin hubungan yang tidak diperbolehkan di dalam Islam yakni dengan berpacaran. Hubungan yang demikian ini menjadi ladang dosa bagi mereka yang menjalaninya karena dapat menimbulkan nafsu antara satu dengan lainnya


.

Suatu kehormatan bagi keluarga besar Tonto Tubu dengan terlaksananya pesta perkawinan dengan sukses yang dapat menghadirkan keluarga baik dari Kendari Sulawesi Tenggara maupun keluarga dari Bada Kecamatan Lore Selatan dan Lore Barat,Kabupaten Poso,Sulteng.

Atas nama keluarga Arsan Tonto Tubu mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada semuah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pesta mulai dari awal hingga sampai di puncak acara, terutama kepada pihak keamanan Babinsa dan Bhabikamtibmas.

Kepada pemerintah Desa Tobil Kepala Desa, perangkap Desa,toko Agama,toko masyarakat terutama kepada panitia pelaksana yang sudah banyak mengerbankan waktu selama kegiatan sampai berakhir, semoga amal kebajikan hanya Allah SWT yang dapat membalasnya Aminn.


Perlu diketahui pernikahan adalah pemersatu dan perluasan hubungan keluarga dari kedua pihak mempelai untuk menyatukan antara dua keluarga besar Tonto Tubu dan keluarga R. Laventina dari dua pulau yang terpisah melalui lautan di wilayah dua kecamatan di Kabupaten Tojo una-una.

Saya atas nama keluarga Tonto Tubu memberikan apresiasi besar kepada panitia pelaksana maupun masyarakat Tobili yang begitu semangat dan  telah banyak meluangkan waktu,tenaga dan pikiran hingga terlaksananya acara pesta perkawinan ijab kabul ananda  Ardan dan Novita.

"Namun  semuah rangkain pelaksanaannya dari awal sampai puncak saya pribadi tidak dilibatkan dalam panitia, mungkin karena keterlambatan saya,tapi itu tidak menjadi kendala hingga terlaksananya pesta pernikahan berjalan dengan sukses samai  pada malam puncak.


Arsan Tonto Tubu bagian dari keluarga saya pribadi memberikan sedikit dan berbagi  pengalaman  tentang susunan acara pada malam resepsi, agar tidak terlalu larut mengingat waktu tamu undangan yang hadir. Sebenarnya pada resepsi sebelum pukul 00.7 WITA semuah unsur panitia sudah menyiapkan rangkaian pelaksanaan termasuk  tempat dan  kedua pengantin sudah duduk bersanding di pelaminan juga didampingi dari kedua orang tua  mempelai sebelum undangan hadir.

Setelah itu baru dilanjutkan pembacaan ayat sucih Alquran, kemudian kata sambutan dari pemerintah desa atau pemerintah kecamatan jika hadir, lanjut sesi ke tiga  kata sambutan nasehat perkawinan yang di bawakan oleh Kepala urusan Agama ( KUA ) atau yang mewakili, baru kata sambutan ucapan terima kasih dari pihak keluarga mempelai Wanita,sesi terakhir penutup mempersilahkan kepada tamu undangan santap bersama di awali oleh pemerintah desa atau yang mewakili.

Dari susunan acara tersebut sudah sangat jelas tugas masing masing mulai dari kata sambutan pemerintah,kata sambutan nasehat perkawinan dan ucapan terimah kasih dari orang tua mempelai wanita diwakili keluarga, agar waktu tersusun baik mengingat tamu undangan yang sudah begitu lama menunggu karena terlalu banyak waktu terbuang.

Jangan ada lagi kata tambahan lain hingga kita tidak bisa memisahkan siapa yang membacakan  nasehat perkawinan dan siapa yang membacakan kata ucapan terimakasih dari pihak keluarga mempelai wainita sehingga memperlambat jalannya acara.


Penulis : Arsan Tonto ( * )




Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama