Konselpos.com || Konawe Selatan -Polsek Lainea Polres Konsel melalui Bhabinkamtibmas Bripka Rusli melaksanakan giat problem Solving menyelesaikan permasalahan antara orang tua siswa dan guru di SDN 16 Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu 20 Januari 2024.
Dalam penyelesaian permasalahan tersebut di hadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Lainea Bripka Rusli, kepala sekolah SDN 16 Laeya Ridwan S.Pd, kepala dusun 04 desa Ambesea Tumbarahi, tokoh masyarakat Subair, dan para orang tua siswa, para guru yang hadir.
Kronologis permasalahan berawal dari oknum guru kelas dua Marsuki S.Pd yang mana pada hari Kamis 18 Januari 2024 tiga orang siswa kelas III di SDN 16 Laeya masing-masing ' Aira kls III, Nadia kls III, dan Astian kls III sedang bermain-main di ruang kls, sedangkan guru Marsuki S.Pd lagi mengajar di ruang kls II berawal dari keributan tersebut sehingga Marsuki S.Pd guru memberikan sangsi menyuru ketiga murid tersebut mengambil biji batu kecil lalu menyuruh mengigit batu, keterangan korban dan orang tua Siswa.
Kemudian setelah keluar sekolah dari ketiga siswa melaporkan peristiwa itu kepada orang tuanya Ny. Nini Sukri M, dan Udin M, atas kejadian tersebut para orang tua korban merasa tidak nyaman dan melaporkan kepada kepala dusun 04 desa Ambesea.
Pada hari ini Sabtu 20 Januari 2024 pukul 00.8 .wita para orang tua siswa langsung mendatangi sekolah untuk menemui kepala sekolah ingin mengklarifikasi kejadian di sekolah apa benar atau tidak,ungkap orang tua murid Sukri.M.
Pada pertemuan mediasi kedua belah pihak berakhir damai antara orang tua siswa dan guru Marsuki S.Pd yang dimediasi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Lainea Bripka Rusli atas kejadian ini agar tidak terulang lagi bagi guru didik di SDN 16 Laeya, ungkap Bhabinkamtibmas Bripka Rusli.
Semuahnya telah selesai tidak ada lagi dikemudian hari terjadi lagi,ini menjadi perhatian semuah, jika ada hal hal menyangkut kenakalan siswa di sekolah harus di kordinasikan bersama orang tua siswa dan apabila ada murid yang membuat kesalahan disekolah agar guru memberitahukan kepada orang tua siswa agar anaknya di ingatkan jangan membuat kesalahan lagi di sekolah, ucap Bhabinkamtibmas Bripka Rusli.
Kita perlu kerja sama antara orang tua siswa dan guru jika ada permasalahan anak anak di sekolah secepatnya di selesaikan bersama, papar kepala dusun 04 Desa Ambesea Tumbarahi.
Hal yang sama disampaikan oleh orang tua siswa ' Sukri. M jika anak saya melakukan kenakalan disekolah bila perlu di pukul asal sesuai prosedur yang berlaku di sekolah, saya tidak perna membiarkan jika anak saya yang sala karena itu kebaikannya asal di berikan pembelajaran yang fajar kata Sukri. M.
Perbuatan ini saya minta jangan terulang lagi, sambung Udin. M, selain itu lanjut Udin harus ada kerja sama pihak sekolah dengan guru pada saat jam belajar sampai keluar itu hak penuh oleh guru begitu juga jika sudah berada di rumah tentunya kewajiban dan tangung jawab orang tua untuk memberikan pembinaan dan pengawasan, kata Udin. M.
Ditempat yang sama Marsuki S.Pd wali kelas II memberikan penjelasan benar saya melakukan itu tapi tidak ada niat lain, saya melakukan agar murid didik saya menjadi anak didik yang baik,sebut Marsuki S.Pd.
Selain itu, lanjut Marsuki S.Pd, belajar dari peristiwa ini saya memohon maaf yang sebesar- besarnya kepada orang tua siswa saya hilaf, keliru melakukan hal tersebut samasekali tidak bermaksud lain itu semata kebaikan kepada murid didik saya, ungkapnya.
Wali kelas III 'Irma Dewi S.Pd menjelaskan bahwa di antara ketiga murid binaan saya ada juga yang pendiam tidak membuat kesalahan di sekolah, ada juga yang nakal suka ribut, tapi saya mengambil tindakan jika mereka bersala saya memukul pakai buku ditangan mereka,untuk memberikan perhatian agar tidak membuat kesalahan, kata Irma Dewi S.Pd guru wali kls III.
Dengan kejadian ini para orang tua siswa membuatkan pernyataan agar oknum guru Marsuki S.Pd tidak mengulangi lagi perbuatan serupa, tegas Sukri.M di hadapan kepala sekolah Ridwan.S.Pd.
Tanggapan kepala sekolah SDN 16 Laeya Ridwan,S.Pd menyampaikan saya selaku kepala sekolah mengingatkan kepada guru-guru yang ada di SDN 16 Laeya agar kiranya memberikan didikan yang baik karena pada saat jam sekolah semua murid diberikan prilaku yang sama tidak ada pilihkasih di antara semuah murid karena itu anak-anak kita, tutup Ridwan. S.Pd,( * )


