Foto Asli Kepala Dusun 04 Desa Ambesea
Konselpos.com || Konawe Selatan - Dimusim penggujan di awal tahun 2024 mulai dari bulan Februari hingga Maret 2024 tingginya curah hujan yang mengakibatkan banjir di wilayah Sulawèsi Tenggara,kota Kendari dan Kabupatèn Konawe selatan sekitarnya.
Hasil pantauan dari Media ini,Kamis 14 Maret 2024 khusnya di wilayah kecamatan Laeya,Kab,Konsel menunjukan titik lokasi banjir berada di wilayah kecamatan Laeya,Kabupatèn Konawe Selatan tepatnya kali Laeya yang meliputi dua desa di antaranya desa Ambesea dan desa Laeya,kab,konsel.
Foto Asli Warga Dusun 04 Desa Ambesea Petani Padi dan Jagung, Slamet.Kali Laeya tidak asing lagi bagi Warga sekitar di mana setiap musin curah hujan pasti selalu banjir contohnya di saat curah hujan yang tinggi mulai dari Tgl 8 sampai Tgl 12 maret 2024 berturut-turut hingga membuat lahan pertanian warga sekitar desa Ambesea khusnya dusun 04 ludes diterpah banjir akibat Luapnya Kali Laeya pada Rabu 13 Maret 2024 setelah dua hari puasa di bulan Ramadhan 1445 Hijriah 2024 M.
Kepala dusun 04 desa Ambesea,Kecamatan Laeya,Konsel Tumbarahi T saat di temui di lokasi perkebunan dari media ini membenarkan bahwa Kebun jagung dan Nilam serta tanaman padi semuahnya terendam air akibat banjir kali Laeya, kata Tumbarahi.
Ini akibat tingginya curah hujan yang menguyur beberapa hari sejak menghadapi hari puasa pertama sampai pada hari ke dua puasa sehingga dapat mengakibatkan banjir bandan yang mengakibatkan hancurnya beberapa jenis tanaman bagi masyarakat petani khusnya di dusun 4 Ambesea,.ungkap Kepala dusun 04 desa Ambesea.
"Saya baru melakukan pendataan sejauh mana kerusaksn tanaman dan berapa jumlah kk petani warga dusun 04 juga berapa jenis tanaman yang ada, sesudah itu baru saya sampaikan kepada Pemerintah desa dalam hal ini Kepala desa Ambesea,,kata dia.
Selain itu,lanjutnya, ia juga mengharapkan agar pihak pemerintah desa Ambesea agar secepatnya turun tangan melihat situasi perkembangan dibalik penderitaan Warga petani yang ada di dusun 04 desa Ambesea.
Sekarang kan? musim warga giat bertani, sambung Kadus 04, tentunya semuah jenis tanaman yang skala prioditas yang cepat menghasilkan uang itu pasti di tanam oleh warga,ada jagung ,ada Nilam termasuk padi,Sengol Kadus 04 desa Ambesea.
Selain kepala dusun 04 desa Ambesea salasatu warga petani sebut saja bpk Slamet menyampaikan keluhannya di awak media ini,Kamis 14 Maret 2024 sekitar pukul 09.00 WITA, dirinya mengeluhkan terkait tanaman padinya belum sampai 1 bulan setelah tanam sudah terendam banjir + lagi jagungnya baru mulai berbuah sudah terendam juga, ini yang membuat petani tamba pusing apa lagi kalau gagal panen , mana harga beras semakin naik bisa bisa menamba beban penderitaan kami petani, sebut Slamet.
Tanaman padi saya pk? sekitar 1/2 ha + kebun jagung juga sekitar 1/2 ha, itu padi baru hampir sebulan habis di tanam sudah terendam banjir, juga tanaman jagung yang baru berbuah sudah terendam banjir, keluhnya.
Maka dengan adanya banjir ini bisa dapat menggagalkan keberhasilan bagi petani khusnya di dusun 04 desa Ambesea dan sekitarnya, dengan gagalnya panen yang menimpa Warga di dusun 04 desa Ambesea agar pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Desa maupun daerah secepatnya turun tangan membantu dari penderitaan Warga.
" Saya sangat mengharapkan agar pihak pemerintah daerah kabupatèn Konawe selatan turun tangan membantu Warga petani yang tanamannya di rendam banjir di dusun 04 desa Ambesea, tegas Slamet,( * ).



