Konselpos.com || Touna - Arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 Masehi sangat menjadi dambaan bagi keluarga yang ada di Desa- Desa kepulauwan Togean Kabupaten Tojo Una-Una khususnya di Desa Tobili, Kecamatan Lebiti.
Dimana setiap momen hari-hari besar warga selalu berkumpul kembali bersama keluarga yang terpisahkan oleh lautan dan gunung antara Desa dan ibu kota Kabupaten Tojo Una - Una, Provinsi Sulawesi Tengah.
Pada kesempatan ini para pemudik salin berjabatan tangan dan bermaaf maafkan , Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin semoga keluarga dan sahabat handaitolan bisa bertemu kembali di hari Idul Fitri berikutnya, ucap Rizal S. Nurdin.
Situasi Arus Mudik di dermaga Desa Tobili, Kecamatan Lebiti, Kabupaten Tojo Una-una memadati Jembatan pelabuhan Kapal penumpang yang kembari ke ibu kota kabupaten Touna, di hari ke 5 sesudah selesai melaksanakan shalat Idul Fitri 2026 di kampung halaman Desa Tobili.
Para pemudik sibuk dengan bawaan oleh -oleh kebutuhan rumah tangga serta bahan jualan yang akan di pasarkan di ibu kota kabupaten Touna, ucap sala satu masyarakat desa Tobili ' Rizal Sape Nurdin di Awak media ini, Kamis 26 Maret 2026.
Berbeda lagi lagi ceritanya dengan sosok Toko masyarakat yang berasal dari Desa Tobil ' sebut saja ' Arsan Tonto, ia besar harapan ingin kembali berkumpul bersama sanak saudara dan keluarga serta para sahabat yang ada di Desa Tobili, namun waktu yang belum mengizinkan terbatas oleh banyak kesibukan keluarga.
Namun demikian ia berjanji inza allah lebaran Idul Adha atau lebaran haji bulan depan kemungkinan besar harapan akan mudik dari Kendari Sulawesi Tenggara ke Kabupaten Touna dan kepulauwan Togen insya allah jika tuhan mengizinkan dan tidak ada lagi halangan yang skalaprioritas serta kesibukan lainya di
Diketahui , Arsan Tonto" lahir 10 Oktober 1965 tepatnya di Desa Kalia yang sekarang ini Desa Kalia telah menjadi Ibu kota kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-una Provinsi Sulawesi Tenga, pada saat itu masi ingat di tahun 1973 kedua orang tua hijra Desa Wakai, kecamatan Una - Una dusun III Tobili yang saat ini sudah difinitif menjadi Desa Tobil Kecamatan Lebiti, kabupaten Tojk una-una setelah dilakukan pemekaran dari desa induk Wakai.
Mengenang sosok ' Toko " Arsan Tonto lahir di Desa Kalia Kecamatan Walea Kepulawan ibu kota Dolong, Kabupaten Poso Sulteng pada Tgl 10 Oktober 1965 anak ke 5 dari 11 orang bersauda, kemudian kedua orang tua pinda ke Desa Wakai kecamatan Una-Una, Kabupaten Poso Dusun 04 Tobili pada tahun 1973 disaat itu.
Foto Asli bersama Cucu pertama dari anak yang Bungsu. Disaat hari Idul Fitri 1447 H. Di Mesjud desa Ambesea.Setelah melewati banyak liku - liku kehidupan saat remaja dari desa ke kota antara kecamatan dan ibu kota kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah ia banyak mengambil hikma 0 pengalaman sehinga ia memberanikan diri keluar daerah meningalkan keluarga dan kedua orang tua yang ada di Desa Tobil saat itu.
"Awal meratau dan mencari pengalanam:
Di Kota Kabupaten Gorontalo pada Tahun 1983 kembali kemudian lanjut ke Kabupaten Luwuk Banggai 1985 balik ke kabupaten Poso pada tahun 1986 kembali kampung halaman, selang berapa bulan kemudian di kampung halaman timbul niat ingin bepergian menuju Kendari Sulawesi Tenggara melalui pelabuhan kabupaten Luwuk Banggai pada tahun 1997 tiba di Kendari hinga tuhan memberikan Jodo di tepatnya di Desa Ambesea Kecamatan Lainea Kabupaten Kendari di saat itu yang sekarang ini menjadi ibu kota Konawe Selatan setelah di pinitifkan pemekaran dari kabupaten Unaha aha saat itu sampai hari ini tahun 2026 di usia 60 tahum lebih.
Ucapan Minal Aidin Walfaizin Maaf lahir dan batin bagi semuahnya keluargaku yang ada di kabupaten Tojo una-una khususnya yang ada di kepulauwan Togean dan Batu daka Walewa Bae, terutama di Desa Tobil, Wasalam ( * )




