Konselpos.com ☆ TOUNA-Kepolisian Resor Tojo Una-Una memperketat pengawasan distribusi Gas Elpiji 3 Kg bersubsidi agar tetap stabil dan tepat sasaran selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna memastikan ketersediaan stok dan harga tetap terkendali di tingkat pangkalan.
Kasat Reskrim AKP Syarif, A.Md.Kom.,S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya telah membentuk Satgas khusus yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tojo Una-Una.
Satgas ini bertugas memonitor seluruh rantai distribusi dari agen hingga ke pangkalan untuk mencegah praktik penimbunan dan kelangkaan semu.
"Pengawasan ini sangat penting agar masyarakat tidak dirugikan.
Kami fokus mencegah penimbunan dan memastikan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,"tegas AKP Syarif saat menjadi narasumber dalam dialog "Sulteng Menyapa" di Studio RRI Ampana, Selasa (03/03/2026).
Selain itu, Kasat Reskrim mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan tidak melakukan panic buying karena hal ini justru dapat memicu kekurangan semu di pasaran.
Ia menegaskan bahwa polisi akan merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait penyimpangan distribusi dan harga.
"Kami mengajak masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan penjualan di atas HET.
Tindak lanjut akan segera kami lakukan secara teknis maupun administratif sesuai ketentuan hukum," tambahnya.
Kegiatan dialog yang dipandu host Konasutianto ini turut menghadirkan Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Tojo Una-Una, Abdurrahman Labanu, S.Pi., MAP., yang memberikan perspektif mengenai regulasi distribusi energi di wilayah tersebut.(*)
Laporan: Budi



