Konselpos.com || Kemdari - Pemerintah Kota Kendari resmi menonaktifkan sementara Lurah Poasia dan Lurah Talia setelah keduanya digerebek warga saat diduga menggelar pesta minuman keras bersama dua perempuan muda di Kantor Kelurahan Poasia, Jumat (12/6/2026) malam.
BKPSDM Kota Kendari menyebut langkah ini diambil agar keduanya dapat fokus menjalani proses hukum tanpa mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.
Pemkot Kendari juga memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan menyiapkan pelaksana tugas (Plt) di kedua kelurahan.
Kasus ini mencuat setelah warga memergoki adanya keributan di dalam kantor kelurahan. Situasi sempat memanas hingga memicu kemarahan warga sebelum akhirnya aparat kepolisian datang mengamankan seluruh pihak yang terlibat.
Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk mengusut dugaan pelanggaran yang terjadi.
Sumber : #kabarkendari #Poasia #Abeli #PemkotKendari #lurahpoasia
