Kericuhan Terjadi Saat Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh Pada 15 Agustus 2026



Konselpos.com || Banda Aceh - Saat peristiwa tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem dilaporkan sedang berada di luar negeri. 

Hal itu disampaikan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla. 

Ia mengatakan Mualem sedang berada di Kuala Lumpur untuk menjalani pengobatan.

Sementara diketahui Mualem merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Aceh.

JK pun menyoroti saat pimpinan yang berpengaruh tidak ada di Aceh saat kericuhan terjadi. 

Pasalnya tokoh berpengaruh lainnya di Lembaga Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haythar juga tidak berada di Aceh. 

Ia dikabarkan sedang melakukan pengobatan di Penang. 

"Wali Nanggroe, Pak Malik Mahmud, itu juga lagi pengobatan di Penang. Jadi, hampir tidak ada pimpinan, hanya wakil gubernur dan tentu pihak kepolisian. Jadi, pimpinan yang berpengaruh tidak ada di Banda Aceh pada waktu-pada saat ini," ucap JK.

Meski begitu, Mualem sempat memberikan ucapan selamat memperingati Hari Damai Aceh ke-21. 

Ucapan itu disampaikan melalui video yang diunggah di Instagram pada Jumat (14/8). 

Mualem berharap perdamaian yang diraih bisa terus dijaga dan dirawat. 

Ia mengajak warga membangun Aceh yang bermartabat, adil, sejahtera, dan damai.( Dilamgsir dari media Nusantara), Selasa 18 Agustus 2026.( red )

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama