Redam Bentrok di Jembatan Lalove, Dansat Brimob Polda Sulteng Ajak Warga Percayakan Pengamanan Kepada Pihak Kepolisian


Konselpos.com || PALU, Sulawesi Tengah – Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah mengerahkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau total 160 personel untuk memperkuat pengamanan menyusul bentrokan antarwarga di kawasan Jembatan Lalove, Kota Palu, Rabu (28/10/2026) petang. Pengerahan pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., sebagai langkah cepat untuk meredam konflik, mencegah bentrokan meluas, dan menjaga keselamatan masyarakat.

Bentrokan yang melibatkan kelompok warga Kelurahan Nunu dan kawasan Anoa, Kecamatan Palu Selatan, kembali terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 17.00 WITA. Aksi saling serang tersebut menyebabkan situasi keamanan di sekitar Jembatan Lalove memanas sehingga aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengendalikan keadaan.


Dalam penguatan pengamanan tersebut, 2 SSK personel Brimob tersebut disiagakan untuk mendukung upaya pengendalian situasi. Di bawah pimpinan langsung Dansatbrimob, personel difokuskan pada patroli dan pengamanan kawasan rawan konflik, mengantisipasi pergerakan massa, serta mencegah terjadinya bentrokan susulan yang dapat membahayakan masyarakat.

Kehadiran personel Brimob di lokasi juga bertujuan memberikan perlindungan dan rasa aman kepada warga, termasuk masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kejadian maupun pengguna jalan yang hendak melintasi Jembatan Lalove. Dalam penanganan situasi tersebut, aparat keamanan mengedepankan langkah humanis dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta mencegah meningkatnya eskalasi konflik.

Berdasarkan keterangan Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., penambahan kekuatan pengamanan dilakukan setelah jumlah massa yang terlibat bentrokan melebihi kekuatan personel yang berjaga pada awal kejadian. Sekitar pukul 18.00 WITA, pergerakan massa mulai dapat dibendung dan situasi berangsur kondusif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat dialihkan demi keselamatan pengguna jalan.

Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar Jembatan Lalove agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang akan melintas di jembatan tersebut. Ia juga meminta warga untuk mempercayakan sepenuhnya upaya menjaga keamanan di wilayah Jalan Anoa dan Kelurahan Nunu kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak mengganggu aktivitas warga lainnya yang akan melintas di Jembatan Lalove. Serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menjaga keamanan di wilayah Jalan Anoa dan Kelurahan Nunu. Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan untuk menimbulkan ketakutan. Kami berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Palu,” tegas Dansatbrimob.

Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan TNI-Polri tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya konflik lanjutan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat dari kedua wilayah agar menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan penyelesaian permasalahan kepada pihak berwenang. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi tidak kembali memanas dan aktivitas warga dapat berlangsung tanpa gangguan.

Pasca bentrokan antarwarga di kawasan jembatan lalove Palu, Satbrimob Polda Sulawesi Tengah menyiagakan personel dalam tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK), dengan masing-masing SSK terdiri dari 100 personel.

Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, mengatakan pengerahan personel dilakukan secara bertahap dan bergiliran untuk mendukung pengamanan di wilayah terdampak bentrokan.

Ia juga menegaskan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan menjaga stabilitas keamanan di Kota Palu. Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak terlibat dalam aksi saling serang, serta bersama-sama mendukung upaya aparat dalam memelihara keamanan lingkungan.

Situasi keamanan di kawasan Jembatan Lalove saat ini telah aman dan kondusif. Aparat keamanan tetap mengantisipasi perkembangan situasi, sementara masyarakat diharapkan terus menjaga ketenangan, mematuhi imbauan kepolisian, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik kembali, sehingga tidak terjadi bentrokan susulan dan keamanan di Kota Palu tetap terpelihara.( * )

Sumber : Korps Brimob Sulteng, Rabu 28 Oktober 2026.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama