Konselpos.com || Konawe Selatan - Lembaga Organisasi Tamalaki Budaya Tolaki ( TBTS ) Sulawesi Tenggara, ( Sultra ), mengelar Pendidikan Latihan Dasar ( Diklatsar ), bertempat di Desa Ambesea, Distrik kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat 30 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian pengkaderan anggota melalui Pendidikan Latihan Dasar ( Dilatsar ), yang ke 13 di hadiri oleh Pengurus Dewan pimpinan pusat Sulawesi Tenggara bersama Sekertaris ( Sekjen ) dan jajarannya.
Mengawali sambutan pertama di sampaikan langsung oleh ketua panitia Basri, terkait sumber anggaran atas terlakasanaNya Kegiatan Melalui partisipasi bersama Anggota, bantuan dari ketua Dewan Pimpinan Pusat, selain itu ada juga bantuan yang tak terduga dari pihak pemerintah Desa Ambesea, ucap Basri
Selanjutnya sambutan dari pemerinta Desa Ambesea yang di wakili oleh Toko Masyarakat' Nurjaya. S.Sos.
Dalam penyampaian'nya berharap agar kiranya lembaga ini bisa mempersatukan budaya Tolaki sebagai lembaga pemersatu suku Tolaki di Sulawesi Tenggara.
Selain itu pula atas nama pemerintah desa Ambesea sangat mengapresiasi kehadiran organisasi Tamalaki Budaya Tolaki di Sulawesi Tenggara termasuk kehadiran Kegiatan Organisasi budaya di Desa Ambesea malam ini dalam rangka Pendidikan Latihan Dasar ( Diklatsar ), ucap Nurjaya.
Sambutan langsung dari Sekertaris General ( T- BTS ), Burhan, mengharapkan di organisasi ini tujuanya untuk mempersatu keluarga besar suku Tolaki melalui pengkaderan pendidikan latihan dasar dalam Pelestarian Budaya tolaki, melatih mental dan jiwa raga yang sehat, jangan merasa malu agar menjadi panutan kepada orang lain, apa lagi di bawa dengan kesombongan cari masaala itu tidak di benarkan di Organisasi Tamalaki Budaya Tolaki ( T-BTS ).
Selalu rendah hati, jangan sombong, jangan membawa nama Organisasi Tamalaki Budaya Tolaki Yang dapat Merusak citra nama baiknya,termasuk membantu program pemerintah di desa , ucap Sekjen, Burhan.
Dewan Pimpinan pusat ( DPP ), bapak Israh Malaka dalam.sambutannya, menyampaikan bagi kader calon anggota yang baru masuk, saya sangat mengharapkan agar menjadi anggota yang bermartabat menjaga nama budaya, jika ada masa allah mari kita selesaikan dengan musyawara itu ada dewan penasehat kita yang menyelesaikan masaala, jangan arogan, pungkas Isra Malaka.
Lebih lanjut ia berharap kepada anggota (Dilatsar) yang baru masuk sebanyak 16 orang tetap menjunjung tinggi budaya dan organisasi kita Tolaki jangan muda tersingung atau mabuk - mabukan lalu mencari cari masalah dengan orang lain walaupun dia dari suku lain. kita tetap bersaudara sepanjang itu santun dan menghargai atau menghormati kita.
Marilah kita jaga bersama hubungan silaturahmi sesama anak bangsa guna mewujudkan daerah kita Bumi Anoa Lipu ikonawe Wonua iMekongaa menjadi daerah yang aman dan nyaman, ungkap Israh Malaka.
Kegiatan ini di hadiri dari organisasi adat lainnya
Komunitas Seni budaya tolaki Sulawesi Tenggara
(KSBT SULTRA)
Ketum : Dedi Siswanto.
Sejak terbentukNya Organisasi ini tahun 2022 hingga saat ini 2026, telah memiliki anggota sebanyak 1200 lebih anggota, yang tersebar di 17 distrik di Konawe Raya.
" Isra juga berpesan jaga orang tuamu sayangi istrimu, jangan selingku, tegas Isra Malaka Putra kelahuran kelurahan Punggaluku, kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, liputan (Arsan Tonto )






