Konselpos.com || JAKARTA — Pergantian pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat menjadi perhatian publik. Jenderal Tandyo Budi Revita dikabarkan bakal dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kabar tersebut diberitakan oleh Republika pada hari yang sama.
Tandyo Budi Revita bukan sosok baru dalam jajaran elite militer Indonesia. Sebelum kabar penunjukan sebagai KSAD mencuat, ia menjabat sebagai Wakil Panglima TNI. Pengalamannya di posisi strategis tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam menjalankan tugas kepemimpinan di lingkungan TNI AD.
Perjalanan karier Tandyo juga mencakup jabatan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad). Pada Maret 2024, ia resmi menyandang pangkat letnan jenderal setelah sebelumnya menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro. Rekam jejak ini menunjukkan pengalamannya dalam kepemimpinan militer, pembinaan prajurit, serta pelaksanaan tugas pertahanan negara.
Apabila resmi dilantik, Tandyo akan menghadapi sejumlah tantangan strategis, mulai dari memperkuat profesionalisme prajurit, meningkatkan kesiapan operasional, menjaga disiplin internal, hingga memperkuat pertahanan wilayah Indonesia.
Pergantian kepemimpinan juga menjadi momentum untuk memastikan modernisasi alutsista, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan tugas TNI AD berjalan sesuai kebijakan pertahanan nasional.
Sementara itu, Jenderal Maruli Simanjuntak sebelumnya memimpin TNI AD dan terlibat dalam berbagai program strategis, termasuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Catatan Denpasar Weekly: Hingga informasi yang dirujuk dalam pemberitaan tersebut, Tandyo diberitakan bakal dilantik. Status pelantikan resmi perlu dipastikan melalui pengumuman Istana atau TNI AD.
Sumber #TandyoBudiRevita #KSAD #TNIAD #MaruliSimanjuntak #DenpasarWeekly
