Inspirasi: Keharmonisan Dalam Rumah Tangga Hanya Satu! Salin Menghargai." Bukan Karena Berapa Banyak Hartamu!.

Oleh : Arsan Tonto

Kendari, Senin 2 November 2026


Konselpos.com ||Antara!  Kendari - Sulawesi Tenggara & Palu Sulawesi Tengah. Inspirasi dalam rumah tangga yang harmonis dan salin menghargai.

Sering terjadi dalam rumah tangga  cekcok, itu hal yang biasa. Yang luarbiasa itu jika yang menimbulkan keputusasaan hingga keduanya salin memutuskan jalan pintas menuju ke percarayan.

Kedua bela pihak  kadang ada yang salin menutupi tidak ada keterbukaan hingga terjadi hal- hal yang tidak di inginkan dalam mahligai samudera rumah tangga yang zakina mawadah warahma. 

Banyak contoh yang kita lihat sering ada kata perebut suami orang ( PELAKOR ), itu tergantung dari sikab privasi seseorang! mampu bertahan atau tidak dengan keadaan  buruknya ekonomi dalam rumah tangga, atau lebih baik memili susah senang kita tangung bersama! 

* TERJADINYA RETAKAN DALAM RUMAH      TANGGA

                    > FAKTOR UTAMA <

> Persoalan Ekonomi!

>  Mau menang sendiri!

> Tidak Sabar! 

> Terpengaru oleh duniawi!

> Kecemburuan & ego!

> Judol!

> Mabuk & brutal<

Kenapa kesalahan itu bisa terjadi berulang-ulang pada diri seseorang?.. karena dia berpikir itu tidak salah, itu hal yang benar. 

Misalnya.?, seorang istri yang terus cerewet, ngomel ngomel, sering menyalahkan suami, sering merasa paling capek, agar suaminya sadar, suaminya berubah, suaminya jadi pengertian, suaminya jadi seperti keinginannya.

Padahal saat suami diomelin, disalahkan, disuruh suruh dll.

Disitulah suami merasa tidak dihargai, semua yang dikatakan istrinya walaupun benar,  walaupun itu disadari sesuatu yang baik.

Karena disampaikan dengan cara yang salah,?,maka suami tetap tidak sadar sampai istri merubah caranya dengan mode menghormati suami.

Setiap langka dan tujuan tentunya sama-sama salin bertanya, misalnya: Ayah!, boleh bunda istirahat?, yah' bole  silahkan tapi ingat sesudah isterahat jangan lupa menyelesaikan tugas di rumah, tolong dibangunin ya!! Sebaliknya  Ayah!!,  bunda mau masak, karena keluarga Ayah mau datang!, Iya, Ayah yang baik salin pengertian!

Tegasnya dalam rumah tangga salin menghargai, salin memberi waktu kesempatan apapun itu, tidak dengan kekerasan atau penekanan yang dapat menjadikan perpecahan dalam rumah tangga! 

Wasalam! 

"Baik & Buruknya mohon di maafkan! Yang baik di simpan dan yang buruk di buang! 

> Arsan Tonto <

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama