Konselpos.com || Konawe Selatan - Perihal tundingan camat Angata La Anda Makati S.H.,MH (LA) di beberapa awak media itu semua tidak benar, ungkap Nur Salim.
Terutama pernyataan Camat Angata perihal ia dicakar oleh Istri saya, itu semua pembohongan Publik, perlu saya jelaskan laporan pak camat ini di Polsek Angata sayalah yang Cakar dia, tapi ini aneh di beberapa awak media ia sampaikan kalau istri saya yang cakar dia, ini pak camat suda tak rasional.papar Salim, Sabtu, 1/6/2024
Lanjut, dia juga membantah bahwa pihaknya akan menempuh jalur kekeluargaan, seperti pernyataan camat Angata di beberapa awak media.
"Itu hanya penggiringan Opini saya tidak akan pernah tempuh jalur kekeluargaan dan minta maaf sebab saya ini korban, justru Istri saya akan nenempuh jalur Hukum melaporkan (LA). atas pernyataannya bahwa istri saya telah melakukan kekerasan terhadap Pak Camat Angata katanya mencakarnya padahal itu Fitnah," tegas Nur Salim (Korban).
Lanjutnya "sebagai korban Nur Salim paparkan kronologis kejadian dan akar persoalannya, tepatnya Sabtu, 25-05-2024. camat angata (LA). bersama adik kandungnya (AS) mendatangi kediaman saya, di desa sandei kecamatan Angata , ingin membawa Paksa saya tanpa Alasan dan penjelasan jelas.
(LA dan AS), berdalih saya harus Ikut ke Kantor Polisi, pertanggung jawabkan pemberitaan saya di Media, harusnya sebagai pejabat publik harus bersikap elegan, pertama Ia punya hak jawab kalau ia merasa keberatan dengan pemberitaan saya, kedua kendatipun ia tempuh jalur Hukum harusnya pihak Kepolisian yang punya kapasitas, itupun ada prosedurnya tidak semerta-merta, tapi ini aneh bahkan dia dan AS) suda merencanakan jemput paksa saya, dengan cara tidak Etis sebagai pejabat publik.
Ketika awak Media, menanyakan kekerasan apa saja yang di alami (NS) Korban, Atas insiden itu, Nur salim ini sangat berimfek pada tekanan Verbal dan Fisik saya,kata Nur Salim.
"Ini bukan hanya tekanan Verbal saja, tapi suda tekan kekerasan (Fisik), sebab sempat mereka seret saya dan cakar saya berdasarkan hasil Visum yang ada.
Sebagai Jurnalistik ini pembungkaman dengan cara-cara intimidasi, kalau kita amati camat Angata ini memang sengaja datangi kediaman saya, bersyukur tetangga dan keluarga di rumah saksikan tindakan camat Angata ini yang di luar dari Koridor hukum.
Perihal terkait isu yang bebarap poin saya anggap tidak benar apa lagi sudah menfitnah istri saya, dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan hal ini di Polda Sultra.
Apa lagi pada saat laporannya di Polsek Angata saksi kedua tidak dia hadirkan pada saat kejadian awal di TKP inisial ( J ) sebagai Supir pribadi Camat Angata, ini ada apa, sehingga tidak menghadirkan saksi ke dua, tegas Nur Salim,( * )


