Konselpos.com || TOUNA-Tepat pada 20 Februari 2026, pasangan Bupati Ilham Lawidu dan Wakil Bupati Hj. Surya Lapasiri, yang dikenal dengan akronim IHLAS, telah memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya di Tojo Una-Una.
Pelantikan mereka oleh Presiden Prabowo Subianto tahun lalu menjadi momen awal dari perjalanan panjang yang penuh dinamika dan tekad kerja keras demi kemajuan daerah.
Selama satu tahun ini, pasangan IHLAS membuktikan bahwa kepemimpinan bukan sekedar janji, melainkan diwujudkan melalui berbagai program yang telah terealisasi dan berjalan dengan baik.
Berbagai indikator keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa visi dan misi untuk menciptakan masyarakat sejahtera sedang dijalankan secara serius dan berkelanjutan.
Bupati Ilham Lawidu dan Wakil Bupati Hj. Surya Lapasiri menyampaikan rasa syukur atas capaian satu tahun pemerintahan tersebut.
Mereka mengaskan bahwa seluruh dinamika
selama periode ini adalah pengalaman berharga yang memperkuat tekad mereka untuk terus berinovasi dan meningkatkan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat.
Pasangan IHLAS menegaskan bahwa keberhasilan tahun pertama ini harus dijadikan pijakan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa mendatang.
Mereka menekankan bahwa keberhasilan pemerintah tidak semata-mata diukur dari aspek adminstratif, tetapi oleh dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Seluruh upaya selama satu tahun ini, sebagai bentuk nyata dari komitmen mereka terhadap pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat meliputi:
Program-program Prioritas IHLAS:
Bantu beasiswa melalui Aplikasi Binar Touna,
Bantuan dana hibah untuk pembangunan tempat ibadah (masjid, gereja, pura),
Penyediaan internet gratis di seluruh sekolah dan kantor desa,
Bantuan seragam gratis bagi siswa SD/ Ibtidaiyah dan SMP/ Tsanawiyah,
Pelayanan kesehatan gratis berkualitas bagi seluruh masyarakat,
Pembangunan infrastruktur di berbagai bidang
Pemberdayaan UMKM dan kemudahan akses permodalan,
Peningkatan sektor pariwisata di Kepulauan Togean,
Pembebasan lahan untuk Program Sekolah Rakyat (SR) sebesar 10 Miliar rupiah.
Program Nasional yang Sedang Berlangsung:
Program Sekolah Rakyat (SR),
Program Rumah Sejahtera Terpadu Tahap 14 Tahun 2025 dari Kementerian Sosial di Kecamatan Tojo Barat sebanyak 100 unit,
Program cetak sawah rakyat seluas 350 hektar di Desa Lemoro dan Desa Uematopa, Kecamatan Ulubongka,
Pembangunan ratusan koperasi merah putih dan kampung nelayan.
Pembangunan ratusan dapur makanan bergizi gratia (MBG), baik di perkotaan maupun wilayah 3T, sebagai upaya pemenuhan gizi serta pemberdayaan UMKM, petani, dan nelayan setempat,
Rekrutmen ribuan tenaga kerja lokal melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Kabupaten Tojo Una -Una,
Bupati menegaskan, “Keberhasilan ini membuktikan bahwa kebijakan dan program ASTA CITA Bapak Presiden Prabowo yang kami jalankan tidak berhenti pada wacana.
Kami berkomitmen menutaskan dan mengembangkan berbagai program strategis Bapak Presiden Prabowo Subianto di seluruh wilayah Kabupaten Tojo Una-Una agar lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara nyata,” ungkapnya saat menerima kunjungan silaturahmi dari Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan,S.E, bersama Dandim 1307/Poso Letkol Arm Edy Yulian Budiargo, S.Sos, M.Han, di ruang kerjanya pada Kamis (12/3/2026) sore.
Kegiatan silaturahmi puluhan wartawan dari daerah ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Tojo Una-Una, Dg.Mario Pawajoi,dan jajarannya.
Meskipun capaian satu tahun ini layak diapresiasi , pasangan ILHAS menyadari bahwa perjalanan masi panjang dan tantangan ke depan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat serta dukungan dari partai-partai pendukung.
Mereka bertekad terus bekerja keras, memperkuat kekompakan dan menjaga transparansi pemerintahan dan kesejahteraan berkelanjutan.
Dengan fondasi yang telah terbentuk selama satu tahun pertama, pasangan IHLAS optimis bahwa langkah-langkah mereka akan mampu membawa Tojo Una-Una menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Bukti nyata keberhasilan selama setahun ini merupakkan bahwa pemerintahan tidak hanya berhenti di wacana, melainkan membuktikan melalui aksi nyata dan hasil yang langsung dirasakan masyarakat.(*)
Laporan: Budi Dako




