Konselpos.com || Kendari, 10/05 -- Update perkembangan hasil Operasi SAR bencana penangulangan banjir dibeberapa titik diwilayah kota kendari, Sulawesi Tenggara ( Sultra )
Badan penangulangan Bencana Nasional ( Basarnas ) Sulawaei Tenggara membagi 5 Tim yang berlokasi di wilayah kota Kendari.
Pada pukul 07.45 Wita Tim 1 melakukan pemantauan diarea kaliwanggu kelurahan lepo-lepo serta amohalo kelurahan baruga dan mengevakuasi 12 orang, 10 orang di antaranya perempuan dan 2 orang laki - laki, ungkap Humas Wahyudi.
Pada pukul 08.00 Wita Tim 2 diberangkatkan ke titik dampak banjir di lorong lasolo dan kampung salo untuk memonitor bantuan dukungan evakuasi.
Sekitar pukul 11.03 Wita 1 orang korban terseret arus banjir ditemukan dalam keadaan meningal dunia dan dievakuasi oleh warga di kelurahan benu-benua.
Pada pukul 11.05 Wita Tim 3 diberangkatkan ke titik dampak banjir disekitar HBM, pasa Anduonohu, lorong bangau kambu dan mengevakuasi 6 orang di antaranya 4 orang laki- laki dan 2 orang perempuan.
Pada pukul 11.15 Wita Tim 4 melakukan pemantauan disekitar Rumah Sakit Hermina dikarenakan ada permintaan evakuasi namun saat tiba dilokasi korban telah melakukan evakuasi mandiri.
Selanjutnya pada pukul.11.20 Wita Tim 5 melaksankan dropping logistik sesuai titik pemantauan dan evakuasi.
Setelah evakuasi warga di lakukan yang membutuhkan pertolongan, Ops SAR Bencana banjir dibeberapa titik diwilayah kota kendari ditutup dan dilanjutkan dengan melakukan pemantauan mengingat masih tingginya intensitas hujan.
Diketahui cuaca hujan posisi air pasang, diperkirakan surut pukul 21.00 Wita
Catatan Jumlah korban yang meningal dunia 1 orang atas nama Rangga/Laki/umur 5 tahun warga kelurahan Punggaloba dan yang selamat berjumlah 18 orang, tutup Wahyudi Humas Basarnas Kendari ( * )
Sumber : *Amiruddin A.S* / Kepala KPP


